Di tengah antusiasme yang tinggi menyambut salah satu pameran industri vape terbesar di Asia Tenggara, beredar kabar simpang siur mengenai pelaksanaan Jakarta International Vape Expo (JIVE) 2026. Banyak pihak yang mempertanyakan apakah ajang bergengsi ini mengalami pembatalan.
Melalui rilis resmi terbaru, pihak penyelenggara menegaskan bahwa JIVE 2026 tidak batal. Yang sebenarnya terjadi adalah langkah strategis penataan ulang jadwal (reschedule) demi menghadirkan pengalaman pameran yang jauh lebih masif dan berdampak besar bagi pertumbuhan industri vape nasional maupun internasional.
Mengapa Jadwal JIVE 2026 Mengalami Perubahan?
Keputusan memindahkan jadwal dari yang semula direncanakan pada 25–26 April 2026 menjadi 26–27 September 2026 didasari oleh komitmen panitia untuk memberikan fasilitas terbaik bagi para pelaku usaha dan pengunjung.
Langkah reschedule ini diambil karena adanya kesempatan untuk melakukan upgrade ruang pameran secara signifikan. Lokasi pelaksanaan dipastikan tetap berada di JIEXPO Exhibition & Arena (JEA), Kemayoran, Jakarta, namun kini dialihkan ke New Hall 1A-1B.
New Hall 1A-1B merupakan area pameran paling baru dan memiliki kapasitas paling besar yang dimiliki oleh JIEXPO saat ini. Dengan perpindahan ini, kapasitas tampung booth serta kenyamanan alur sirkulasi pengunjung dipastikan akan jauh lebih optimal dibanding rencana awal.
Okupansi Booth Sudah Mencapai 50%
Meskipun perubahan jadwal ini baru saja diumumkan secara resmi ke publik, kepercayaan pelaku industri terhadap efektivitas JIVE sebagai motor penggerak bisnis vape sama sekali tidak surut. Terbukti, tingkat keterisian (occupancy rate) slot exhibitor hingga saat ini telah menyentuh angka 50%.
Berbagai brand vape lokal terkemuka serta produsen internasional dipastikan telah mengamankan posisi mereka di dalam New Hall JIEXPO. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem bisnis rokok elektronik di Indonesia tetap melihat JIVE 2026 sebagai platform kolaborasi B2B (Business-to-Business) dan B2C (Business-to-Consumer) yang paling potensial di tahun ini.
Dampak Positif Perubahan Jadwal Bagi Exhibitor dan Pengunjung
Bagi pemilik bisnis vape, pergeseran waktu ke bulan September 2026 ini memberikan keuntungan tersendiri dari sisi persiapan strategis:
- Waktu Persiapan Produk Jauh Lebih Matang: Produsen liquid, device, maupun catridge memiliki waktu tambahan untuk merancang peluncuran produk baru (product launching) yang bertepatan dengan momentum emas di akhir tahun.
- Skala Eksibisi yang Lebih Luas: Penggunaan gedung baru yang lebih luas membuka peluang bagi para pelaku industri untuk membangun konsep booth interaktif yang lebih megah tanpa terkendala keterbatasan ruang.
- Potensi Jaringan Bisnis Internasional yang Lebih Luas: Penyesuaian jadwal ini juga menyelaraskan kalender pameran global, sehingga memungkinkan lebih banyak pembeli (buyer) dan investor mancanegara untuk hadir langsung ke Jakarta.
Bagi pengunjung umum dan komunitas, penyelenggaraan di area New Hall 1A-1B JIEXPO menjanjikan kenyamanan fasilitas yang jauh lebih modern, pendingin ruangan yang lebih maksimal, serta area parkir dan akses masuk yang lebih tertata.
Jakarta International Vape Expo (JIVE) 2026 resmi mengubah jadwal pelaksanaannya dari tanggal 25–26 April menjadi 26–27 September 2026. Penundaan ini bukan karena pembatalan, melainkan langkah upgrade ke venue terbaru dan terbesar di JIEXPO Exhibition & Arena (JEA), yakni New Hall 1A-1B.
Tidak, Jakarta International Vape Expo (JIVE) 2026 tidak dibatalkan. Acara ini hanya mengalami penataan ulang jadwal pelaksanaannya (reschedule) dari bulan April ke bulan September 2026.
Jadwal resmi terbaru JIVE 2026 dipindahkan ke tanggal 26–27 September 2026, bergeser dari rencana awal yang semula pada 25–26 April 2026.
Lokasi pameran tetap berada di JIEXPO Exhibition & Arena (JEA), Kemayoran, Jakarta. Namun, areanya ditingkatkan (upgrade) ke gedung pameran terbaru dan terbesar, yaitu New Hall 1A-1B.